, ,

Momen 300 Pejabat Pemkot Kendari Tes Urine, Toilet Tak Ditutup Rapat, ASN Tak Hadir Bakal Didatangi

oleh -482 Dilihat

Kendari – Momen 300 Pejabat Pemkot Kendari Tes Urine, Toilet Tak Ditutup Rapat, ASN Tak Hadir Bakal Didatangi. Momen 300 lebih pejabat Pemerintah Kota (Pemkot) Kendari Sulawesi Tenggara jalani tes urine, Senin (1/12/2025).

Bertempat di Ruang Teporombua, Lantai 4 Kantor Balai Kota Kendari, Jalan Abdullah Silondae, Kelurahan Korumba, Kecamatan Mandonga. Pantauan TribunnewsSultra.com pukul 10.39 WITA, ratusan pejabat eselon 2, eselon 3, serta lurah dikumpulkan di dalam satu ruangan.
Pintu keluar-masuk Ruang Teporombua di jaga sejumlah personel Satuan Polisi Pamong Praja atau Satpol PP. Seluruh pejabat yang menjalani tes urine tersebut tampak mengenakan pakaian korpri sambil duduk di kursi masing-masing. Setiap Aparatur Sipil Negara atau ASN akan dipanggil untuk maju ke depan, melakukan registrasi.

Setelah mendaftarkan diri, pejabat pemkot ini lalu diberi sebuah wadah kecil untuk menampung urinenya. Tak hanya Ruang Teporombua, toilet pun dijaga ketat oleh petugas Badan Narkotika Nasional (BNN). Pintu toilet bahkan tidak ditutup rapat untuk memastikan urine tersebut benar-benar milik pemohon. Wali Kota Kendari, Siska Karina Imran mengatakan, tes urine digelar untuk memastikan tidak ada pejabat yang terlibat penyalahgunaan narkoba. Jika ditemukan hasil positif, pegawai yang bersangkutan akan diproses sesuai regulasi yang berlaku.

Baca Juga : Kata Warga Kendari Soal Film Agak Laen: Menyala Pantiku, Jadi Rekomendasi Film Bioskop Akhir Pekan

Momen 300 Pejabat
Momen 300 Pejabat

Dia juga menjelaskan, dari 300 lebih pejabat yang dijadwalkan mengikuti tes, beberapa tidak dapat hadir karena kondisi kesehatan. Meski begitu, pemeriksaan urine tetap akan dijadwalkan bagi pegawai yang berhalangan. “Kalau perlu, kita langsung datang ke rumahnya,” ujar Siska.  Hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa seluruh pejabat yang mengikuti tes, dinyatakan negatif narkoba.Pemkot Kendari berkomitmen akan melanjutkan pemeriksaan serupa secara bertahap bagi seluruh ASN, termasuk di tingkat lurah dan camat, untuk memperkuat upaya pencegahan narkotika di lingkungan
pemerintahan.

Kepala BNN Kota Kendari Yuanita Amelia Sari di Kendari, Selasa, mengatakan bahwa pihaknya berkoordinasi dengan Pemkot Kendari dalam rangka pelaksanaan program Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap Narkoba atau P4GN di Kota Kendari. “Pada kesempatan itu saya sampaikan Inpres Nomor 2 Tahun 2020 tentang RAN (Rencana Aksi Nasional) P4GN dan program kerja BNN,” kata Yuanita Amelia saat berkunjung di Kantor Wali Kota Kendari.
Dia menyebutkan bahwa pihaknya juga berharap terjadi sinergitas dan kerja sama antara BNN Kota Kendari dan Pemkot Kendari dalam melaksanakan P4GN di Wilayah Kota Kendari.

“Seperti implementasi P4GN di lingkungan Pemerintah Daerah melalui implementasi tes urine pada ASN (Aparatur Sipil Negara) berkaitan dengan administrasi kepegawaian seperti untuk promosi jabatan dan kenaikan pangkat,” ujarnya. Yuanita Amelia menyampaikan bahwa begitu juga pada implementasi P4GN untuk mendorong terbentuknya Sekolah Bersih Narkoba atau Bersinar melalui pembentukan Satuan Tugas (Satgas) P4GN di lingkungan Pendidikan. “Kami juga menyampaikan maksud dan tujuan
untuk pinjam pakai Gedung kantor milik Pemerintah Daerah Kota Kendari,” jelasnya.

Sementara itu, Penjabat (Pj) Wali Kota Kendari Muhammad Yusup mengatakan
bahwa pihaknya sangat menyambut baik program P4GN di wilayah Kota Kendari dalam
pelaksanaan tugas dan tanggung jawab, “P4GN itu dalam rangka mewujudkan Kota
Kendari Bersinar (Bersih Narkoba),” ucap Muhammad Yusup.

 

Shoppe Mall

No More Posts Available.

No more pages to load.