Kendari – Momen Ibu-ibu Paruh Baya di Kendari Terima Beras dan Minyak Goreng, Bawa KTP dan Kertas Undangan. Momen ratusan keluarga penerima manfaat antre bantuan Cadangan Pangan Pemerintah atau CPP di Kota Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), Rabu (26/11/2025).
TribunnewsSultra.com mengunjungi Kantor Lurah Puuwatu di Jalan Chairil Anwar, Kecamatan Puuwatu, Kota Kendari, Provinsi Sultra. Kantor ini menjadi salah satu lokasi pendistribusian bantuan beras dan minyak goreng bagi KPM sebutan untuk keluarga penerima manfaat. Lokasinya berjarak 6,7 kilometer atau 13 menit dari Kantor Balai Kota Kendari di Jalan Abdullah Silondae, Kelurahan Korumba, Kecamatan Mandonga.
Pantauan media ini sekira pukul 14.28 Wita, ratusan penerima CPP didominasi ibu-ibu paruh baya, sementara bapak-bapak yang ikut mengantre hanya sebagian kecil saja. Mereka duduk di atas kursi plastik berwarna hijau di dalam Kantor Lurah untuk menunggu panggilan nomor antrean. Semua KPM yang hadir memegang KTP dan secarik kertas bertuliskan undangan penerima bantuan berisi data penerima, nomor urut, hingga barcode.
Sementara itu, terlihat petugas pun sibuk mendokumentasikan si penerima di depan beras bantuan pangan dan minyak goreng minyakita. Petugas penyaluran CPP tersebut tampak berulang kali mengarahkan warga memegang KTP di tempat yang benar. Seorang penerima bantuan enggan disebutkan namanya mengatakan sangat senang menerima bantuan tersebut. Proses pengambilan beras dan minyak goreng pun menurutnya tidak sulit. “Alhamdulillah terima 20 kilogram beras dan empat liter minyak goreng,” ucap nenek berkerudung hitam sambil tersenyum.
Baca Juga : Daftar Puluhan Ruas Jalan di Kendari Sudah Mulus dan Sedang Dikerjakan, Kebut Rampung Akhir 2025
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sultra/foto/bank/originals/Momen-Ibu-ibu-Paruh-Baya-di-Kendari-Terima-Beras-dan-Minyak-Goreng-Bawa-KTP-dan-Kertas-Undangan.jpg)
Dia mengatakan, terakhir kali memperoleh bantuan yang sama pada tahun lalu. Berdasarkan data Dinas Ketahanan Pangan (Diskepang) Kota Kendari, total penerima BPP sebanyak 16.913 KPM. Masing-masing penerima mendapatkan bantuan berupa 20 kilogram beras dan empat liter minyak goreng. Sementara itu, terlihat petugas pun sibuk mendokumentasikan si penerima di depan beras bantuan pangan dan minyak goreng minyakita. Artinya, total yang disalurkan mencapai 338,2 ton beras dan 67.652 liter untuk periode Oktober-November 2025.
Seorang penerima bantuan enggan disebutkan namanya mengatakan sangat senang menerima bantuan tersebut. Proses pengambilan beras dan minyak goreng pun menurutnya tidak sulit. “Proses distribusi ditargetkan selesai pada pekan pertama Desember 2025 di seluruh kelurahan,” kata Kepala Disketapang, Abdul Rauf. Penyaluran BPP ini dalam rangka membantu masyarakat dalam memperkuat ketahanan pangan serta menekan inflasi menjelang akhir tahun.





